Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tips Menjaga Keamanan Akun Dari Serangan Hacker

Di era digital saat ini menjaga keamanan akun sangatlah penting. Akun selayaknya KTP yang harus dijaga agar privasi tidak tersebar. Penting untuk mengambil langkah yang tepat dalam menjaga keamanan akun dari serangan para hacker, agar data pribadi kita tidak digunakan untuk hal yang tidak diinginkan.

Sebenarnya di internet itu tidak ada yang aman, sehebat apapun programmer dalam membuat program, hacker selalu berada 10 langkah di depan. 

Sekelas program milik pemerintah pun bisa diretas oleh hacker, bahkan baru-baru ini e-commerce tok*pe*ia kebocoran data pengguna sebesar 15 juta, angka yang fantastis untuk sekelas start up unicorn di Indonesia, data 15 juta tersebut dijual di Black Market dengan harga 5000 USD atau sekitar 72 juta rupiah. Saya tidak akan membahas lebih lanjut, saya akan memberikan tips bagaimana cara menjaga keamanan akun. Simak !


Oke, disini saya akan memberikan tips menjaga keamanan akun:

  • Membuat Password Menggunakan Karakter Spesial

Saat ini setiap membuat akun di platform manapun selalu disarankan membuat password menggunakan karakter spesial, maksud dari karakter spesial yaitu seperti ini @ ! # $ % & / =. 

Berikut contoh password-nya: rina0703/, fdh!77#, dan lcnt|1201. Buatlah password yang mudah diingat tetapi tidak banyak orang yang tau. Dengan menggunakan karakter spesial mungkin password kalian susah di tebak.

  • Jangan Membuat Password yang Sama Pada Beberapa Akun

Dari kalian mungkin memiliki banyak akun dengan password yang sama tujuannya agar mudah diingat dan gampang di-handle. Ya tidak salah sih sebenarnya, tetapi jika memiliki akun lebih dari 3 sebaiknya diberikan password yang beda. 

Ini untuk menghindari serangan hack beruntun. Misalnya akun A sudah di hack, lalu si hacker mendapatkan email akun B dari akun A, hacker akan mencoba memasukkan password yang sama pada akun B, dan seterusnya.

  • Jangan Memberi atau Memasukkan Tanggal Lahir

Setiap membuat akun pasti selalu diminta untuk memasukkan tanggal lahir, 

Kenapa setiap platform meminta tanggal lahir kita? 

Karena jika kalian lupa password selain menggunakan email yang didaftarkan fitur tanggal lahir ini sangat membantu penggunanya, dengan fitur tersebut menyatakan bahwa jika pengguna mengetahui tanggal lahir-nya berarti akun tersebut milik-nya. 

Tetapi saat mendaftarkan akun jangan memasukkan tanggal lahir yang asli, buatlah secara acak yang mudah diingat, lalu catat di buku. Kenapa catat di buku? karena buku salah satu media terbaik yang tidak bisa dilihat oleh orang lain, kecuali kita sendiri. 

Jika kalian mencatatnya di ponsel atau laptop/PC bisa saja terkena ransomeware dan data-data kalian akan diretas lalu minta tebusan.


Contoh permasalahannya yaitu mendaftar akun facebook dengan memasukkan tanggal lahir asli. Facebook setiap satu tahun sekali akan merayakan ulang tahun sesuai dengan tanggal yang dibuat saat mendaftarkan akun tersebut. 

Setiap perayaan ulang tahun tiba, friends list (daftar teman) akan mendapatkan notifikasi, semua orang yang terdapat di friends list akan mengetahui tanggal lahir kalian. 

Bagaimana jika daftar teman kalian terdapat seseorang yang jahat atau tidak suka dengan kalian? dengan memanfaatkan tanggal lahir ia bisa menggunakan fitur lupa password yang ada di platform lain (yang memiliki inputan tanggal lahir).

Dan jangan memberi tau tanggal lahir kalian kepada siapapun kecuali orang terdekat. Mungkin dilingkungan kalian ada seseorang yang tidak suka dengan Anda, lalu penjahat memanfaatkan metode Social Engineering, apa itu Social Engineering?

  • Jangan Memberikan atau Memposting Alamat Email

Dengan maksud jangan memberikan atau memposting alamat email utama (yang berisi data-data penting) secara publik di internet. Hacker akan mengirim pesan ke email target yang berisi link dengan iming-iming mendapatkan hadiah yang besar. 

Dengan mengklik link tersebut akan diarahkan ke sebuah website milik si hacker, biasanya di website tersebut diminta untuk mengisi formulir seperti nomor HP, nomor rekening, alamat email beserta passwornya, dan alamat rumah. 

Setelah mengisi formulir akan muncul pemberitahuan "Terima kasih sudah mengisi formulir, tunggu 3-5 hari hadiah akan kami kirim ke alamat Anda", ini disebut phising, artikel selanjutnya saya akan membahas tentang phising


Selain phising yang disisipkan pada link, biasanya hacker juga menyisipkan berupa virus, yang mana jika kalian mengklik link tersebut virus akan diunduh dan diinstall secara otomatis lalu virus akan menyebar seiring dengan terhubungnya internet. 

Jika hacker mendapatkan alamat email dan tanggal lahir, ini merupakan kombinasi yang sangat rentan, seperti sebelumnya hacker akan menggunakan kombinasi ini dan memanfaatkan fitur lupa password. 

Jika ingin memberi alamat email berhati-hatilah, dan jika ingin memposting secara publik di internet menggunakan alamat email lain (selain email utama).


  • Jangan Memberikan Nomor Telepon

Saya sering bertemu dengan orang-orang yang memposting nomor teleponnya secara cuma-cuma di internet tanpa mempertimbangkan kedepannya, terutama di facebook. 

Permasalahan-nya sama seperti pada poin sebelumnya, hacker memanfaatkan nomor telepon untuk menyebarkan phising atau meminta pin untuk melakukan akses penuh ke sebuah aplikasi yang didaftarkan dengan nomor telepon yang terkait.

  • Jangan Membuat Password Dengan Kombinasi Tanggal Lahir

Lagi-lagi berhubungan dengan tanggal lahir, membuat password dengan kombinasi tanggal lahir sangatlah mudah ditebak, kebanyakan dari orang tidak mau ambil pusing dalam memikirkan password, sehingga kombinasi ini yang sangat rentan untuk ditebak. 

Pada saat ini tanggal lahir sudah menjadi privasi dalam berkehidupan teknologi, jadi tanggal lahir harus benar-benar dijaga keprivasiannya.

  • Jangan Mengaitkan Kartu Kredit Pada Akun

Kemudahan berbelanja online saat ini memang sudah tidak diragukan lagi, hanya dengan mengaitkan CC (Credit Card) atau kartu kredit pada akun tentu sangat memudahkan untuk berbelanja, tinggal pilih barang yang diinginkan > checkout menggunakan CC > beberapa hari paket sampai. 

Lalu bagaimana jika toko online-nya memiliki nasib yang sama seperti to*ope*ia? CC-mu akan digunakan sampai membengkak tagihannya.

  • Mendaftarkan Akun Menggunakan Media Sosial atau Google

Saya menyarankan setiap mendaftar akun di platform manapun selalu menggunakan metode daftar akun menggunakan media sosial seperti facebook, twitter, VK ataupun google. 

Karena pihak platform tersebut hanya bisa melihat email yang terdaftar di media sosial atau google saja, pihak platform tersebut tidak bisa melihat password, karena password-nya tersimpan di database milik facebook, twitter, ataupun google. 

Jika kalian daftar menggunakan alamat email atau nomor telepon, data-nya akan tersimpan di database milik platform tersebut. Jika platform tersebut telah diretas, semua datanya seperti tanggal lahir, email, password, nomor telepon akan terlihat oleh hacker.

  • Selalu Mengaktifkan Fitur 2FA (Two Factor Authenctication)

Saat ini sudah banyak platform yang memberikan fitur 2FA ini, untuk menjaga kerahasiaan dan keamanan data para penggunanya dari serangan hacker. 

Dengan mengaktifkan fitur 2FA ini, hacker sedikit mengalami kesulitan dalam hal login, karena dibutuhkan otentikasi 2 kali untuk masuk ke halaman utama. Contoh dari 2FA yaitu fingerprint, kode yang dikirim lewat email atau SMS (OTP, One Time Password), face recognation, pin, dll.



Ingat satu hal, tidak ada sistem yang 100% aman, poin-poin di atas masih bisa diakali oleh hacker menggunakan tool-tool seperti brute force attack, bypass, keylogger, dll. Selalu update password beberapa kali dan hindari memberikan akun kepada orang lain.

Semoga artikel ini bermanfaat bagi para pembaca-nya, jika ini bermanfaat bagi-mu silahkan bagikan dengan orang-orang agar semua selalu menjaga akun-nya dari serangan hacker.
Muhammad Rifki Apriansyah
Muhammad Rifki Apriansyah Seorang pelajar yang sering berselancar di internet, gemar teknologi, dan menyukai Front-End.

Posting Komentar untuk "Tips Menjaga Keamanan Akun Dari Serangan Hacker"